Pages

Minggu, 17 Januari 2016

L is for Lego



Saya termasuk orangtua yang sangat menyukai mainan yang bisa mengedukasi Ayasha juga. Jadi sebisa mungkin proses pembelajaran untuk Ayasha dibikin menarik, dibikin menyenangkan agar lebih mudah diingat. Mainan favorit Ayasha salah satunya adalah Lego. Seperti yang dilansir dari Wikipedia, Lego adalah mainan yang dikeluarkan oleh sebuah perusahaan yang berlokasi di Denmark. Lego adalah permainan dari bongkah plastik kecil, kelebihannya adalah permainan Lego ini tidak pandang bulu, artinya cocok dimainkan baik untuk perempuan atau laki-laki. Selain bongkah-bongkah yang bisa disusun menjadi bangunan, bongkah-Bongkah plastik Lego juga biasanya ada berbentuk tokoh/karakter, kendaraan, dan hal-hal lain seperti yang ada di dunia nyata.

Yang saya suka dari lego adalah :
Imajinasi
Setiap bermain lego, saya biarkan imaginasi Ayasha berkembang (tentunya dengan arahan saya sedikit-sedikit).Tidak perlu memerintah apa yg harus dikerjakan, untuk mengarahkan dan mengembangkan imaginasinya saya hanya bertanya seperti 'Trus yg warna hijau mau Asha jadiin apa ?'.

Kreativitas
Dari imajinasi dalam otak, diwujudkan dalam suatu kreativitas nyata.Sekali lagi sayapun membebaskan Ayasha berkreasi sesuai dengan imaginasinya.

Kegembiraan
Ayasha termasuk anak yang sedikit bosenan duduk lama untuk mengerjakan sesuatu. Tapi sepertinya saking senangnya dengan lego seperti tidak ada kata cukup untuk bermain lego. Sekarang setelah Ayasha punya adik, saya mengikutsertakan adiknya juga untuk ikut menemani Ayasha bermain, bahkan sayapun ikut serta bermain agar Ayasha merasa gembira.

Belajar dan Kerja Sama
Tidak hanya untuk membangun kota atau apapun, namun dibalik semua warnanya saya bisa mengajari Ayasha tentang warna dari permainan lego. Sayapun suka mengajari Ayasha berhitung menggunakan mediasi Lego.





Selamat Bermain
Lego by @dotstoyland

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Images by Freepik