Pages

Minggu, 31 Mei 2015

Teach with LOVE

Don't handicap your children by making their lives easy. ~Robert A. Heinlein


Setiap orang tua pasti ingin yang terbaik dan ingin membahagiakan anak-anaknya. Beberapa orang tua akan melakukan dan memberikan segalanya demi membahagiakan anak-anak mereka, namun ternyata tanpa disadari hal ini tidak terlalu baik dalam proses mendidik anak. Sebagian orang tua bahkan berlomba-lomba mengambil hati anak-anak dengan cara menuruti apapun yang mereka inginkan bahkan sampai menguras dompet mereka agar sang anak merasa senang dan berharap anak akan patuh dengan begitu.

Bagi saya dan suami cara tersebut diatas tidaklah salah, setiap orang tua punya cara sendiri-sendiri dalam membesarkan dan mendidik anak-anak mereka. Tetapi yang akan saya bahas disini adalah cara saya mendidik Ayasha ( sampai saat ini ). :

1. Kenali dulu sifat anak.
Sebelum saya kenali sifat anak saya ( saat hamil ) memang sudah memikirkan bagaimana cara saya mendidik anak saya nantinya, namun ( saat anak sudah lahir ) untuk mencapai goal tersebut saya harus mengenali dulu sifat anak saya.

Another Throwback OOTD

Beberapa foto OOTD Ayasha yg belum sempat di upload ke blog. Ini kira-kira 1 tahun yg lalu, saat usia Ayasha mendekati 2tahun. Biasanya dalam 1 hari saya tidak menargetkan jumlah baju yang mau difoto namun lebih ke senyamannya Ayasha aja, kalau sekiranya Ayasha sudah tidak mau difoto ya akan saya sudahi sesi fotonya. So far Ayasha masih bisa diminta untuk bergaya dan senang saat difoto.

Foto-foto dibawah ini saya ambil menggunakan kamera Hp saja ( iphone ) , maklum saya adalah ibu tanpa PRT saat itu hehehe jadi menurut saya cukup merepotkan kalau saya harus membuka tutup kamera DSLR meskipun saya dulu suka sekali photography dan sempat menekuni pekerjaan dibidang photography. Untuk edit photo saya hanya menggunakan Photoshop dan beberapa filter yang tersedia di Instagram, lalu untuk nama di photo bisa menggunakan aplikasi Typic.

Kunci memotret menggunakan kamera Hp adalah memotret saat siang hari dimana cahaya matahari membantu pencahayaan agar photo yg dihasilkan lebih maksimal dan tidak perlu banyak di edit.


Selasa, 26 Mei 2015

Tidak Mudah Memotret Balita

Yup, tidak mudah memotret balita. butuh kesabarann extra tentunya. Saat awal-awal coba foto Ayasha itu rasanya capek karena kita sebagai orang dewasa tentu tidak bisa atur mereka seperti kemauan kita, candidpun menurut saya dari 10 foto mungkin hanya 3-4 foto yg sesuai dengan keinginan saya. 

Kuncinya adalah SABAR hehehehe, begitu kita sabar dan bisa berfikir dengan kepala dingin maka kita tau apa yg akan membuat anak balita tersebut tertarik. Kita sebagai orang dewasa tentu juga harus banyak akal agar anak tidak rewel dan mau tersenyum atau setidaknya tidak nangis saat pemotretan berlangsung. Jangan lupa sedia makanan kecil dan mainan tentunya.

Berikut adalah perbedaan foto Ayasha saat awal-awal difoto ( mama belum banyak akal huhu ) dengan saat sekarang sudah terbiasa difoto :


Saat awal-awal difoto ( belum terbiasa difoto )
saat mau difoto semua barang diambil dan digigit-gigit

Senin, 25 Mei 2015

QUOTE OF THE DAY


Sudah bisa narsis

Pada usia 1thn 5 bln Ayasha entah kenapa sudah bisa narsis, dia cepat sekali menirukan apalagi yang dilihat secara langsung ( huff harus hati-hati nih mulai sekarang kalau mau ngapa-ngapain ).


Happy Tummy

Ini beberapa menu Ayasha saat usia Ayasha diatas 1 tahun ( sudah tidak pure lagi ). Ayasha sering sekali makan buah dan biasanya kalau sarapan tidak terlalu berat ( biasanya karbo Mama ganti dengan kentang )


Beberapa contoh menu sarapan Ayasha

Kentang goreng ( bukan frozen food ) + Sup jagung

QUOTE OF THE DAY

If a child can’t learn the way we teach, maybe we should teach the way they learn.

-Ignacio ‘Nacho’ Estrada
 
Images by Freepik